Parameter dasar:
Sebuah roda mencakup banyak parameter, dan setiap parameter akan memengaruhi penggunaan kendaraan, jadi dalam modifikasi dan perawatan roda, pastikan terlebih dahulu parameter-parameter ini.
Ukuran:
Ukuran velg sebenarnya adalah diameter velg. Kita sering mendengar orang mengatakan velg 15 inci, velg 16 inci, di mana 15 dan 16 inci mengacu pada ukuran velg (diameter). Umumnya pada mobil, ukuran velg dan rasio ban yang tinggi dapat memberikan efek ketegangan visual yang sangat baik, dan juga meningkatkan stabilitas pengendalian kendaraan. Namun, ada juga masalah tambahan berupa peningkatan konsumsi bahan bakar.
Lebar:
PCD dan lokasi lubang:
Roda Lebar juga dikenal sebagai nilai J. Lebar roda secara langsung memengaruhi pemilihan ban; untuk ukuran ban yang sama, nilai J berbeda, sehingga pemilihan rasio kempes dan lebar ban juga berbeda.
Nama profesional PCD adalah pitch diameter, yang mengacu pada diameter antara baut pengikat di tengah roda. Secara umum, lubang besar pada roda adalah 5 baut dan 4 baut, tetapi jarak antar baut bervariasi, sehingga kita sering mendengar istilah 4X103, 5X114.3, 5X112. Misalnya, 5X114.3 berarti PCD roda adalah 114,3 mm dan lubangnya adalah 5 baut. Dalam pemilihan roda, PCD adalah salah satu parameter terpenting, untuk pertimbangan keselamatan dan stabilitas, sebaiknya pilih PCD yang sama dengan roda asli untuk upgrade.
Mengimbangi:
Offset, yang umumnya dikenal sebagai nilai ET, adalah jarak antara permukaan pemasangan baut roda dan garis tengah geometris (garis tengah penampang roda). Secara sederhana, offset adalah perbedaan antara dudukan baut tengah roda dan titik tengah keseluruhan lingkaran roda. Titik umum yang dimaksud adalah roda setelah modifikasi akan menjorok ke dalam atau menonjol keluar. Nilai ET positif untuk satu mobil dan negatif untuk beberapa kendaraan dan beberapa jip. Misalnya, nilai offset mobil 40, jika diganti dengan roda ET45, secara visual roda akan lebih masuk ke dalam lengkungan roda daripada aslinya. Tentu saja, nilai ET tidak hanya memengaruhi perubahan visual, tetapi juga akan berhubungan dengan karakteristik kemudi kendaraan dan sudut posisi roda. Nilai offset yang terlalu besar dapat menyebabkan keausan ban dan bantalan yang tidak normal, bahkan kinerja yang tidak optimal (sistem pengereman tidak akan bekerja dengan baik terhadap roda). Dalam kebanyakan kasus, jenis roda yang sama dari merek yang sama akan memberikan nilai ET yang berbeda, sehingga faktor-faktor komprehensif harus dipertimbangkan sebelum melakukan modifikasi. Cara paling aman adalah menjaga nilai ET roda yang dimodifikasi tetap sama dengan nilai ET aslinya tanpa memodifikasi sistem pengereman.
Lubang Tengah:
Lubang tengah adalah bagian yang digunakan untuk menghubungkan roda dengan kendaraan secara tetap, yaitu posisi pusat roda dan lingkaran konsentris roda. Diameter di sini memengaruhi apakah kita dapat memasang roda untuk memastikan bahwa pusat geometri roda dan lingkaran konsentris roda dapat cocok (meskipun alat penentu posisi roda dapat mengubah jarak lubang, tetapi modifikasi semacam ini memiliki risiko, pengguna harus berhati-hati untuk mencobanya).
Faktor seleksi:
Ada tiga faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih roda.
Ukuran:
Jangan asal menambah ukuran velg. Beberapa orang ingin meningkatkan performa mobil dengan menambah ukuran velg, dengan asumsi diameter luar ban tetap sama. Velg besar memang cocok untuk ban lebar dan pipih, sehingga ayunan lateral mobil kecil, stabilitas meningkat, seperti capung yang meluncur di atas air saat menikung. Namun, semakin pipih ban, semakin tipis ketebalannya, semakin buruk performa peredamannya, dan kenyamanan akan berkurang. Selain itu, sedikit kerikil dan rintangan jalan lainnya dapat merusak ban. Oleh karena itu, biaya menambah ukuran velg secara membabi buta tidak dapat diabaikan. Secara umum, menambah ukuran velg satu atau dua nomor lebih tepat berdasarkan ukuran velg asli.
Jarak:
Ini berarti Anda tidak bisa memilih bentuk favorit Anda sesuka hati, tetapi juga harus mengikuti saran teknisi untuk mempertimbangkan apakah jarak tiga tersebut sudah tepat.
Membentuk:
Velg yang rumit dan padat memang indah dan berkelas, tetapi mudah ditolak atau dikenakan biaya berlebihan saat mencuci mobil karena terlalu merepotkan. Velg yang sederhana dinamis dan bersih. Tentu saja, jika Anda tidak takut repot, itu tidak masalah. Dibandingkan dengan velg besi cor di masa lalu, velg paduan aluminium, yang populer saat ini, telah sangat meningkatkan tingkat anti-deformasinya, sangat mengurangi bobotnya, mengurangi kehilangan daya, berjalan lebih cepat, hemat bahan bakar, dan memiliki pembuangan panas yang baik, yang disukai oleh sebagian besar pemilik mobil. Perlu diingat bahwa banyak dealer mobil, untuk memenuhi selera pemilik mobil, sebelum penjualan mobil, mengganti velg besi dengan velg aluminium, tetapi dengan kenaikan harga yang signifikan. Jadi dari sudut pandang ekonomi, membeli mobil tidak perlu terlalu mempedulikan material velg, toh bisa diganti sesuai gaya sendiri, dan harganya pun bisa lebih hemat.
Waktu posting: 16 Mei 2023



