• buku 4
  • buku 5
  • buku 2
  • buku 3

Ban adalah satu-satunya bagian mobil yang bersentuhan dengan tanah, seperti halnya kaki mobil, yang sangat penting untuk pengoperasian normal dan keselamatan berkendara. Namun, dalam penggunaan mobil sehari-hari, banyak pemilik mobil mengabaikan perawatan ban, dan selalu secara tidak sadar berpikir bahwa ban adalah barang yang tahan lama. Seperti pepatah, perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah. Ini adalah bagian penting dari pemilik mobil untuk memastikan keselamatan penumpang dan menghemat biaya penggunaan mobil, jadi bagaimana seharusnya kita merawat dan memperhatikan kondisi ban? Cegah masalah sebelum terjadi, pengetahuan perawatan ban mobil.

1111

Pertama: Pemeriksaan tekanan ban harus dilakukan setiap bulan. Ban yang kurang atau kelebihan tekanan akan menyebabkan keausan ban yang tidak normal, memperpendek umur ban, meningkatkan konsumsi bahan bakar, dan bahkan meningkatkan kemungkinan ban meledak. Para ahli ban merekomendasikan agar kita memeriksa tekanan ban sebulan sekali untuk memastikan tekanan ban normal. Pemeriksaan tekanan ban harus dilakukan saat ban dalam keadaan dingin. Anda dapat menggunakan alat pengukur tekanan ban atau sistem pemantauan tekanan ban (TPMS) untuk memeriksa tekanan ban. Berikut daftar tekanan ban standar dalam berbagai kondisi beban kendaraan.

Pengukur tekanan banSangat disarankan untuk menyimpan salah satunya di kendaraan Anda. Pemilik mobil dapat memeriksa tekanan ban secara teratur dengan alat pengukur tekanan ban. Alat ini kecil dan mudah digunakan, dan kami memiliki berbagai macam alat pengukur tekanan ban untuk dipilih.

Kedua: Periksa alur dan keausan ban, sering-seringlah memeriksa keausan alur ban. Jika ditemukan keausan yang tidak merata, periksa alur dan dinding samping ban untuk melihat adanya retakan, sobekan, tonjolan, dll., dan temukan penyebabnya tepat waktu. Penyebabnya harus disingkirkan, dan perhatikan juga tanda batas keausan ban. Tanda ini berada pada pola alur ban. Jika batas keausan hampir tercapai, ban harus segera diganti. Kondisi jalan yang berbeda menyebabkan keausan yang tidak merata pada keempat ban mobil. Oleh karena itu, ketika kendaraan telah menempuh jarak lebih dari 10.000 kilometer, ban harus dirotasi tepat waktu.

Ketiga: Jika indikator ketahanan aus ban pada alur menunjukkan bahwa kedalaman alur kurang dari 1,6 mm, disarankan untuk mengganti ban. Indikator keausan ban adalah tonjolan pada alur. Ketika tapak ban aus hingga 1,6 mm, tonjolan tersebut akan rata dengan alur. Anda tidak mungkin salah membacanya. Ada kemungkinan kehilangan traksi dan pengereman secara tiba-tiba saat hujan, dan tidak ada traksi sama sekali saat bersalju. Di daerah bersalju, ban harus diganti sebelum aus hingga batas ini.

Bagi semua pemilik mobil, terutama mereka yang memiliki kebiasaan mengemudi intensif, memiliki sebuahalat pengukur kedalaman tapak banpada mobil. Anda dapat mengetahui apakah ban perlu diganti dengan mengukur kedalaman tapaknya, meskipun jarak tempuhnya belum banyak.

FT-1420

Keempat: Kendalikan kecepatan berkendara. Di musim dingin, jika kendaraan dihidupkan kembali setelah berhenti, ban harus dikendarai dengan kecepatan lebih rendah untuk beberapa waktu setelah mulai berkendara dengan kecepatan normal. Tentu saja, hal terpenting untuk berkendara aman di musim dingin adalah mengendalikan kecepatan berkendara. Terutama saat berkendara di jalan raya, perhatikan untuk mengendalikan kecepatan, jangan berakselerasi atau mengerem tiba-tiba, untuk memastikan keselamatan, secara efektif melindungi mobil dan ban di musim dingin, dan menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.


Waktu posting: 08-Apr-2022
UNDUH
Katalog Elektronik